Bukan hal yang aneh jika sebagian siswa
merasa bawa Bahasa Ingris adalah pelajaran yang susah dan kurang
menarik. Hal ini mengakibatkan siswa mendapat nilai dibawah rata-rata.
Permasalahan ini menjadi antangan tersendiri buat saya untuk mengubah
paradigma tersebut, terutama dalam materi pembelajaran membuat kalimat “Simple Past”.
Kami mendapati sebagian besar siswa kelas VIII kurang memahami cara
membuat kalimat tersebut terutama dalam hal mengubah kata kerja dari
bentuk V1(kata kerja bentuk ke 1) ke bentuk V2. Siswa juga kurang mampu
menulis teks Recount yang menggunakan kalimat ‘Simple Past’.
Dihadapi permasalahan ini, maka kami coba untuk membuat media
pembelajaran yang menarik dengan menggunakan gambar berwarna dan bahan
bekas yang mudah didapatkan lingkungan sekitar. Akhirnya kami membuat
media pembelajaran ‘Snake and Ladder’ sebagai jalan keluarnya.

Komponen
permainan “Snake and Ladder” terdiri dari papan permainan (berupa 36
bidang kotak yang berisikan kata kerja pertama (V1), Papan juga berisi
instruksi bahwa pemain harus mengganti V1 pada kotak untuk menjadi V2.
Komponen lainnya yaitu bidak dan dadu.
Bahan yang
perlu dipersiapkan untuk permainan antara lain alas permainan yang terdiri dari
kertas karton warna putih (ukuran papan bisa disesuaikanmau besar atau kecil )
karton juga dapat dilapisi kardus bekas dan laminating agar lebih baik. Bahan
lainnya, pensil, spidol warna, pensil warna, penggaris, lem, bidak (terbuat
dari tutup botol air mineral bekas yang jumlah disesuaikan dengan kelompok),
serta anak dadu.

Cara
permainannya sangat mudah dan dapat dilakukan secara berkelompok atau
perorangan seperti halnya bermain ular tangga. Pertama, guru membentuk kelompok
siswa dan dimulai dengan mengocok dadu secara bergiliran. Siswa menggunakan
bidak untuk melangkah ke dalam kotak pada papan
permainan sesuai angka yang muncul pada dadu. Bagi siswa yang bidaknya
berhenti di dalam kotak tersebut maka ia harus merubah V1 menjadi V2
secara tertulis dan lalu mengucapkannya. Permainan diteruskan hingga
mencapai kotak terakhir.
Dalam
permainan ini jika ada pemain yang berhenti di kotak dengan gambar
kepala ular maka dia harus turun ke kotak yang berada di ekor ular.
Sedangkan bila pemain berhenti di kotak yang bergambar kaki tangga maka
pemain berhak untuk menaiki tangga hingga sampai ke kotak di atas ujung
tangga. Sedangkan bagi siswa yang tidak dapat memjawab pertanyaan maka
sanksinya bidak pemain kembali ke tempat semula sebelum ia melangkah
terakhir
Dampak dari permainan ini adalah siswa lebih memahami adanya perbedaan bentuk kata kerja V1 (Simple Present) dan V2 (Simple Past), siswa juga dapat mengubah kata kerja bentuk V1 ke dalam bentuk V2 dengan baik, kemampuan siswa dalam penggunaan Simple Past juga menjadi meningkat, kemampuannya menulis dalam teks Recount semakin baik, dan yang terpenting siswa menjadi lebih termotivasi serta percaya diri untuk belajar Bahasa Inggris terutama grammar dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik.
Siswa
mengungkapkan perasaan mereka dengan pembelajaran yang menggunakan
media ini, “Seharusnya dari dulu kita belajar Bahasa ingris menggunakan
media seperti ini sehingga mempermudah kami untuk belajar, lebih
menyenangkan dan setiap tema yang diberikan oleh guru cepat kami
pahami, selain itu media pembelajaranya juga sangat menarik dengan
menggunakan papan permainan yang berwarna ,” jelas Zahri siswa kelas
VIII SMPN 1 Krueng Sabe. “ Dulu pelajaran bahasa inggris kurang menarik,
tapi kini dengan metode yang menyenangkan membuat saya semakin suka
dengan bahasa inggris. Bahkan kami juga pernah praktik memasak mie
dengan resep masakan dan cara membuatnya kami jelaskan menggunakan
Bahasa inggris (how to make neodles),” kata Fahrian mendukung ungkapan Zahri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar